Nonbar khotbah jumat Khalifah

image
image

KHUSYUK dan khidmat, ada lima orang, yang mendengar khotbah jumat Yang Mulia (Hadhrat) Khalifatul Masih V Mirza Masroor Ahmad (Hudhur) atba..

Bertempat di MiniLibrary Masjid Al-Hidayah Kebayoran Lama Selatan, Muballigh Maulana Islandar Ahmad Gumay menerjemahkan khotbah jumat tersebut ke dalam Bahasa Indonesia. Termasuk Maulana Gumay, ada tujuh orang yang hadir di perpustakaan tersebut. Sebelum nonton dan nyimak bareng khotbah jumat, mereka semua sempat melaksanakan taklim Al-Qur’an.

“Jangan pada lupa,” kata Maulana Gumay, “pesan Mia Abdush-shamad dan Mia Talhah, (para utusan Khalifah V atba. ke Indonesia baru-baru ini), agar kita selalu menyaksikan khotbah Hudhur meski tidak mengerti bahasanya. Karena, ada keberkatan dlm mendengarkan khotbah Hudhur.”

Khotbah yang disampaikan adalah mengenai kesan-kesan Hudhur atba. dan para tamu selama menghadiri Jalsah Salanah di Jerman.

Di samping itu, dalam khotbahnya, Hudhur atba. juga bersabda bahwa “Seseorg harus memohon karunia dan berkah dari Allah untuk meningkatkan cinta kepada Allah dan untuk meningkatkan ketaatan.

“Seorang harus selalu tetap berdoa. Memang, kita tidak bisa bergerak satu langkahpun tanpa doa.

“Kita harus rendah hati saat berdoa. Semoga Allah memungkinkan kita untuk berdoa dengan cara ini.

“Ketika Allah menunjukan nikmat pada kapasitas yang lebih besar maka kita wajib mensyukurinya lebih dari sebelumnya.”

Arsip khotbah bisa diakses melalui situs Alislam.org atau link di http://khut.ba/12jun2015.

Rahmat Ali Daeng Mattiro | IslamKu.net

Nonbar khotbah jumat Khalifah

image
image

KHUSYUK dan khidmat, ada lima orang, yang mendengar khotbah jumat Yang Mulia (Hadhrat) Khalifatul Masih V Mirza Masroor Ahmad (Hudhur) atba..

Bertempat di MiniLibrary Masjid Al-Hidayah Kebayoran Lama Selatan, Muballigh Maulana Islandar Ahmad Gumay menerjemahkan khotbah jumat tersebut ke dalam Bahasa Indonesia. Termasuk Maulana Gumay, ada tujuh orang yang hadir di perpustakaan tersebut. Sebelum nonton dan nyimak bareng khotbah jumat, mereka semua sempat melaksanakan taklim Al-Qur’an.

“Jangan pada lupa,” kata Maulana Gumay, “pesan Mia Abdush-shamad dan Mia Talhah, (para utusan Khalifah V atba. ke Indonesia baru-baru ini), agar kita selalu menyaksikan khotbah Hudhur meski tidak mengerti bahasanya. Karena, ada keberkatan dlm mendengarkan khotbah Hudhur.”

Khotbah yang disampaikan adalah mengenai kesan-kesan Hudhur atba. dan para tamu selama menghadiri Jalsah Salanah di Jerman.

Di samping itu, dalam khotbahnya, Hudhur atba. juga bersabda bahwa “Seseorg harus memohon karunia dan berkah dari Allah untuk meningkatkan cinta kepada Allah dan untuk meningkatkan ketaatan.

“Seorang harus selalu tetap berdoa. Memang, kita tidak bisa bergerak satu langkahpun tanpa doa.

“Kita harus rendah hati saat berdoa. Semoga Allah memungkinkan kita untuk berdoa dengan cara ini.

“Ketika Allah menunjukan nikmat pada kapasitas yang lebih besar maka kita wajib mensyukurinya lebih dari sebelumnya.”

Arsip khotbah bisa diakses melalui situs Alislam.org atau link di http://khut.ba/12jun2015.

Rahmat Ali Daeng Mattiro | IslamKu.net

Baksos bazaar murah di lingkungan Masjid Nuruddin Kebon Bawang

image

BEBERAPA pengurus badan-badan JAI Kebayoran hadir sebagai sukarelawan dalam pelaksanaan bakti sosial bazaar murah di depan Masjid Nuruddin RT 009, RW 01, Kelurahan Kebon Bawang, Kodya Jakarta Utara, pada sekitar pukul 9, hari Ahad, 7 Juni 2015.

Penyelenggaraan baksos adalah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Acara baksos diprakarsai oleh tiga organisasi badan-badan JAI

Wilayah DKI Jakarta, yaitu: Lajnah Imailah, Majelis Ansharullah, dan Majelis Khuddamul Ahmadiyah Indonesia.

Baksos melibatkan empat RT, dari RT 6 hingga RT 9. Acara baksos adalah acara tahunan yang ketiga kalinya.

Ada 250 kupon yang berhasil disebar kepada warga. Sekitar 400 orang memadati baksos yang ditukangi 40 personil ini.

Muballigh setempat Muhammad Ali dalam sambutannya mengatakan, merasa bersyukur sekali bisa membantu warga. Setiap tahunnya, mendekati bulan suci Ramadhan, harga sembako kerap mengalami kenaikan.

Dengan adanya baksos ini, Ketua PKK Nyonya Sukarni mengatakan, adalah sarana menjalin silaturahmi untuk lebih mendekatkansesama warga.

“Sangat senang. Sangat membantu. Khususnya, bagi saya yang kurang mampu. Pengennya tiap hari sih. He he. Tapi, mudah-mudahan, tiap tahun ada acara ini. Sangat positif sekali,” ucap warga yang sedang berbelanja pakaian.

Baksos selesai sekitar pukul 12. Baksos ini dihadiri oleh Muballigh Wilayah DKI Jakarta Maulana Islandar Ahmad Gumay.*

ARH Library | DMXIslamKu.net

Baksos bazaar murah di lingkungan Masjid Nuruddin Kebon Bawang

image

BEBERAPA pengurus badan-badan JAI Kebayoran hadir sebagai sukarelawan dalam pelaksanaan bakti sosial bazaar murah di depan Masjid Nuruddin RT 009, RW 01, Kelurahan Kebon Bawang, Kodya Jakarta Utara, pada sekitar pukul 9, hari Ahad, 7 Juni 2015.

Penyelenggaraan baksos adalah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Acara baksos diprakarsai oleh tiga organisasi badan-badan JAI

Wilayah DKI Jakarta, yaitu: Lajnah Imailah, Majelis Ansharullah, dan Majelis Khuddamul Ahmadiyah Indonesia.

Baksos melibatkan empat RT, dari RT 6 hingga RT 9. Acara baksos adalah acara tahunan yang ketiga kalinya.

Ada 250 kupon yang berhasil disebar kepada warga. Sekitar 400 orang memadati baksos yang ditukangi 40 personil ini.

Muballigh setempat Muhammad Ali dalam sambutannya mengatakan, merasa bersyukur sekali bisa membantu warga. Setiap tahunnya, mendekati bulan suci Ramadhan, harga sembako kerap mengalami kenaikan.

Dengan adanya baksos ini, Ketua PKK Nyonya Sukarni mengatakan, adalah sarana menjalin silaturahmi untuk lebih mendekatkansesama warga.

“Sangat senang. Sangat membantu. Khususnya, bagi saya yang kurang mampu. Pengennya tiap hari sih. He he. Tapi, mudah-mudahan, tiap tahun ada acara ini. Sangat positif sekali,” ucap warga yang sedang berbelanja pakaian.

Baksos selesai sekitar pukul 12. Baksos ini dihadiri oleh Muballigh Wilayah DKI Jakarta Maulana Islandar Ahmad Gumay.*

ARH Library | DMXIslamKu.net

EMPATPULUH peserta hadir dalam kegiatan Pembinaan Mubayyi’īn Baru (PMB) di Masjid Al-Hidayah Jemaat Kebayoran, Ahad siang bada shalat Zuhur, 26 April 2015.

Para peserta adalah para mubayyi’īn atau Ahmadi baru dari jemaat-jemaat di DKI Jakarta-dan-Depok.

Hadir pula para pengurus PMB dari majelis amilah maupun badan-badan baik dari tingkat jemaat lokal dan wilayah.

Hadir sebagai narasumber adalah Bapak Muballigh JAI Wilayah DKI Jakarta-dan-Depok Maulana Iskandar Ahmad Gumay.

Acara dibuka dengan paparan “Apa Tujuan manusia beragama” oleh Bapak Gumay yang kemudian dilanjutkan dengan dua termin tanya jawab.

Acara PMB diakhiri dengan doa dan Shalat Ashar berjamaah.

Beberapa catatan dari hasil mulaqat Mia Talhah di Banten dan Yogyakarta

image

SENIN malam, 4 Mei 2015, usai dari Klinik Asih Sasama Gunung Kidul dan mampir mengunjungi kompleks Candi Prambanan, Sahibzada Mirza Talhah Ahmad Bashir menuju Masjid JAI Yogyakarta.

Mia Talhah menyampaikan bahwa kunjungannya ke Indonesia adalah diutus oleh YM (Hadhrat) Khalifatul Masih V (Hudhur) atba. guna mengetahui apa yang sudah dikerjakan oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI).

Tugas Mia Talhah adalah mengunjungi Jemaat-jemaat di Jawa Barat dan Klinik Asih Sasama GunungKidul. Kegiatan mulaqat dengan Yogyakarta adalah spesial atas permintaan pribadi Ketua JAI Yogyakarta.

Mia Talhah membawa salam dari Hudhur atba. untuk kita semua dengan “Assalaamu’alaikum wa rahmatul-Laahi wa barakaatuh!”.

Sholat lima waktu dengan berjamaah hendaknya menjadi perhatian penting para Ahmadi terutama shalat berjamaah di masjid.

Para Ahmadi harus mementingkan dan menyimak khotbah jumat YM Hudhur atba. yang ditayangkan langsung lewat MTA. Sekalipun tidak dimengerti bahasanya, tetapi dengan menyaksikan tayangan tersebut, kita sudah menjalin ikatan dengan Khilafah. Itulah yang membedakan antara muslim umum dengan muslim Ahmadi.

Mia Talhah mohon doa untuk kesuksesan turnya di Indonesia. Mia Talhah akan kembali ke Pakistan pada hari Senin, tanggal 11 Mei 2015.

Maulana Iskandar Ahmad Gumay, sebagai pendamping Mia Talhah ke Yogyakarta, mengatakan bahwa program-program kunjungan-kunjungan para Utusan Hudhur atba. ke Indonesia adalah untuk tiga bulan dengan orang-orang yang silih berganti. Dengan ini, Mia Talhah adalah orang yang ketiga.

Dengan demikian, akan datang lagi utusan-utusan berikutnya. Giliran berikutnya yang akan dikunjungi adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Pulau Sumatera.

Total utusan Hudhur selama tiga bulan ada 3nam orang yang silih berganti.

Mia Talhah adalah cucu dari cucu Hadhrat Masih Mau’ud a.s.. Kakek beliau adalah Hadhrat Mirza Muzaffar Ahmad r.h., putera dari Hadhrat Khalifatul Masih II r.a..

Kunjungan dan pesan-pesan Mia Talhah adalah perwujudan dari sabda YM Nabi saw. bahwa manakala iman sudah terbang ke bintang tsurayya maka satu atau beberapa orang dari bangsa Hadhrat Salman Al-Farisi r.a. (Persia) akan mengembalikannya lagi.

Alhamdulil-Laah, kita menjadi obyek penggenapan sabda Nabi saw. tersebut.

image

SEBELUMNYA, Sabtu, 2 Mei 2015, Mia Talhah mengunjungi Jemaat Wilayah Banten di samping bertamasya ke Gunung Krakatau pada keesokan harinya sebelum bertolak ke Jemaat Kebayoran.

Kepada para Anggota dan Pengurus MKAI Wilayah Banten 01, Mia Talhah menyampaikan agar kita secara rutin mendirikan shalat berjamaah, mengadakan bakti sosial di sekitar lingkungan masyarakat.

Khusus kepada pengurus Khuddam, Mia Talhah menekankan agar Pengurus menjadikan buku pedoman atau Rules And Regulations Khuddam di dalam melaksanakan semua kegiatan MKAI.

Mia Talhah mengatakan, agar kita selalu menggunakan target-target di setiap pencapaian segala kegiatan, kemudian dievaluasikan segala kegiatan tersebut, dan laksanakan selalu rapat pengurus agar ada evaluasi dari para pengurus yang lain.

Para anggota khuddam harus mengutamakan kegiatan tarbiyat Khuddam serta mengevaluasinya, dan khuddam harus selalu melaksanakan kegiatan olahraga.

_
Reporter: Ahmad Hardiono &

Rakhmat Fithri.
Editor: Rahmat Ali


EMPATPULUH peserta hadir dalam kegiatan Pembinaan Mubayyi’īn Baru (PMB) di Masjid Al-Hidayah Jemaat Kebayoran, Ahad siang bada shalat Zuhur, 26 April 2015.

Para peserta adalah para mubayyi’īn atau Ahmadi baru dari jemaat-jemaat di DKI Jakarta-dan-Depok.

Hadir pula para pengurus PMB dari majelis amilah maupun badan-badan baik dari tingkat jemaat lokal dan wilayah.

Hadir sebagai narasumber adalah Bapak Muballigh JAI Wilayah DKI Jakarta-dan-Depok Maulana Iskandar Ahmad Gumay.

Acara dibuka dengan paparan “Apa Tujuan manusia beragama” oleh Bapak Gumay yang kemudian dilanjutkan dengan dua termin tanya jawab.

Acara PMB diakhiri dengan doa dan Shalat Ashar berjamaah.

Beberapa catatan dari hasil mulaqat Mia Talhah di Banten dan Yogyakarta

image

SENIN malam, 4 Mei 2015, usai dari Klinik Asih Sasama Gunung Kidul dan mampir mengunjungi kompleks Candi Prambanan, Sahibzada Mirza Talhah Ahmad Bashir menuju Masjid JAI Yogyakarta.

Mia Talhah menyampaikan bahwa kunjungannya ke Indonesia adalah diutus oleh YM (Hadhrat) Khalifatul Masih V (Hudhur) atba. guna mengetahui apa yang sudah dikerjakan oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI).

Tugas Mia Talhah adalah mengunjungi Jemaat-jemaat di Jawa Barat dan Klinik Asih Sasama GunungKidul. Kegiatan mulaqat dengan Yogyakarta adalah spesial atas permintaan pribadi Ketua JAI Yogyakarta.

Mia Talhah membawa salam dari Hudhur atba. untuk kita semua dengan “Assalaamu’alaikum wa rahmatul-Laahi wa barakaatuh!”.

Sholat lima waktu dengan berjamaah hendaknya menjadi perhatian penting para Ahmadi terutama shalat berjamaah di masjid.

Para Ahmadi harus mementingkan dan menyimak khotbah jumat YM Hudhur atba. yang ditayangkan langsung lewat MTA. Sekalipun tidak dimengerti bahasanya, tetapi dengan menyaksikan tayangan tersebut, kita sudah menjalin ikatan dengan Khilafah. Itulah yang membedakan antara muslim umum dengan muslim Ahmadi.

Mia Talhah mohon doa untuk kesuksesan turnya di Indonesia. Mia Talhah akan kembali ke Pakistan pada hari Senin, tanggal 11 Mei 2015.

Maulana Iskandar Ahmad Gumay, sebagai pendamping Mia Talhah ke Yogyakarta, mengatakan bahwa program-program kunjungan-kunjungan para Utusan Hudhur atba. ke Indonesia adalah untuk tiga bulan dengan orang-orang yang silih berganti. Dengan ini, Mia Talhah adalah orang yang ketiga.

Dengan demikian, akan datang lagi utusan-utusan berikutnya. Giliran berikutnya yang akan dikunjungi adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Pulau Sumatera.

Total utusan Hudhur selama tiga bulan ada 3nam orang yang silih berganti.

Mia Talhah adalah cucu dari cucu Hadhrat Masih Mau’ud a.s.. Kakek beliau adalah Hadhrat Mirza Muzaffar Ahmad r.h., putera dari Hadhrat Khalifatul Masih II r.a..

Kunjungan dan pesan-pesan Mia Talhah adalah perwujudan dari sabda YM Nabi saw. bahwa manakala iman sudah terbang ke bintang tsurayya maka satu atau beberapa orang dari bangsa Hadhrat Salman Al-Farisi r.a. (Persia) akan mengembalikannya lagi.

Alhamdulil-Laah, kita menjadi obyek penggenapan sabda Nabi saw. tersebut.

image

SEBELUMNYA, Sabtu, 2 Mei 2015, Mia Talhah mengunjungi Jemaat Wilayah Banten di samping bertamasya ke Gunung Krakatau pada keesokan harinya sebelum bertolak ke Jemaat Kebayoran.

Kepada para Anggota dan Pengurus MKAI Wilayah Banten 01, Mia Talhah menyampaikan agar kita secara rutin mendirikan shalat berjamaah, mengadakan bakti sosial di sekitar lingkungan masyarakat.

Khusus kepada pengurus Khuddam, Mia Talhah menekankan agar Pengurus menjadikan buku pedoman atau Rules And Regulations Khuddam di dalam melaksanakan semua kegiatan MKAI.

Mia Talhah mengatakan, agar kita selalu menggunakan target-target di setiap pencapaian segala kegiatan, kemudian dievaluasikan segala kegiatan tersebut, dan laksanakan selalu rapat pengurus agar ada evaluasi dari para pengurus yang lain.

Para anggota khuddam harus mengutamakan kegiatan tarbiyat Khuddam serta mengevaluasinya, dan khuddam harus selalu melaksanakan kegiatan olahraga.

_
Reporter: Ahmad Hardiono &

Rakhmat Fithri.
Editor: Rahmat Ali