BILA persahabatan
dengan sumber kekuasaan duniawi yang terbatas kekuatannya dapat
memberikan begitu banyak keuntungan kepada
seseorang maka bagaimana
persahabatan dengan Allāh? Bagaimana dunia
tidak akan takluk pada manusia yang demikian bersahabatnya dengan Allāh. Dengan
mengikuti agama yang hakiki secara benar, ia memungkinkan seseorang untuk
menang atas dunia seluruhnya.

Para sahabat Nabi saw. memperoleh karunia keduniawian
melalui Nabi saw. adalah bukan dengan cara mengikuti sarana-sarana materi,
melainkan dengan mengikuti agama. Keimanan yang sempurna
diperlukan untuk hal tersebut
yaitu keimanan yang menarik riḍa Allāh. Jika
seseorang telah mempunyai keyakinan sempurna, ia tidak akan pernah bisa
meninggalkan moral yang tinggi atau moral yang menyebabkan Allāh riḍa atau akhlak
faḍi’l-Lāh.

Jika
seseorang menerapkan semua aspek
moral dan mempraktekkan semuanya maka
dia akan meraih kejujuran, kebenaran,
kepercayaan, kesalehan, serta
kesucian. Ini tentu akan membuat dirinya memperoleh pengetahuan, keterampilan, kesadaran, kemampuan, dan ketekunan. Dia akan
mencapai kesuksesan duniawi juga.

Seorang
mukmin sejati harus lebih fokus pada hubungan spiritual. Manusia tidak akan
mendapat anugerah hingga dia mencapai puncak keunggulan dan kesempurnaan pada
sesuatu hal yang dikerjakan. Kesempurnaan dan keunggulan juga bermanfaat dalam hal agama. Seseorang harus berusaha
untuk itu.

Ḥaḍrat
Masīḥ Mau‘ūd a.s. biasa bersabda bahwa orang-orang yang mendapatkan keuntungan
dari beliau hanyalah mereka yang memiliki ikatan suci yang kuat dan erat dengan
beliau a.s.. Hubungan yang lemah dengan beliau a.s. tidak menguntungkan sama sekali. Jika ada seseorang yang berpaling kepada Allāh maka dia akan
diperlakukan sebagaimana
orang lain diperlakukan pada
masa lampau.

Bila seseorang
benar-benar mencoba untuk ikatan suci ini, dia akan
mencapainya. Apa yang dibutuhkan adalah bersujud kepada Allāh dengan ketulusan yang sempurna dan
ini membawa kesuksesan.

Kita
harus melakukan upaya untuk mencapai Tuhan, berusaha dan memahami
agama yang dikirim oleh Tuhan dan membuat karunia-Nya menjadi bagian terdalam dari diri kita. Hal ini
akan menyebabkan moral yang tinggi dan kita juga akan menerima kesuksesan
materi. Jika kita mencoba dan mengambil bagian dari cahaya Ilahi, kita akan
benar-benar menerima kebaikan Tuhan. Jika kita mencoba dan mengambil bagian
dari cahaya Ilahi dengan kesungguhan maka moral yang tinggi akan ditanamkan
dalam diri kita; dan, itu akan menghilangkan kegelapan, kepalsuan, kemalasan, manipulasi,
serta penyakit hati lainnya.

Jika
kita ingin menyelamatkan generasi keturunan berikutnya dari efek buruk materialisme di zaman sekarang, kita harus
menjelaskan kepada mereka korelasi antara agama dan moralitas. Jika kita ingin
membuat kesuksesan materi, itu adalah tergantung pada bagaimana spiritualitas atau agama kita serta menghubungkan kesuksesan materi tersebut ke dalam agama. Kita
juga harus berusaha dan
menjalin hubungan yang benar dengan Tuhan untuk diri kita sendiri.

Selengkapnya di: alislam.org.

_
Penerjemah:
Dildaar Ahmad; editor: Rahmat Ali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *